25 Khasiat Kulit Manggis

kulit manggis

kulit manggis

Buah manggis (Garcinia mangostana. L) ditemukan tumbuh liar di hutan dan pegunungan dengan ketinggian pohon bisa mencapai lebih dari 15 meter namun mempunyai masa berbuah yang membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati melimpah adalah salah satu sentra penghasil manggis yang diekspor ke berbagai belahan dunia seperti Asia, Amerika dan Eropa. Berdasarkan informasi yang didapat, di Eropa sana nilai jual kulit manggis sangat tinggi. Di sana kulit manggis dijadikan jus yang harganya mencapai 25 US dolar atau berkisar 200 ribu rupiah per gelas.

Mungkin sudah lama ada yang meyakini bahwa buah manggis itu berkhasiat, namun soal manfaat kulit manggis baru belakangan ini “naik daun” setelah banyak dilakukan penelitian di lab. Warna kulit manggis yang ungu diyakini kaya akan zat antioksidan kuat.

Kulit manggis atau dikenal dari ratu segala buah Tropis (Queen of The Tropic Fruits) ini dapat menghasilkan senyawa xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari hasil isolasi kulit buah manggis.

Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan yang luar biasa. Senyawa xanthone dalam kulit manggis dapat menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Apalagi zaman sekarang, kita sudah banyak terkontaminasi oleh bahan-bahan kimiawi, bahan polutan dan bahan tiruan, dan itu semua sudah tak terelakkan lagi. Selain itu Xanthone / kulit manggis bukan hanya sebagai antioksidan, tetapi juga antikanker. Bahkan, belakangan ini para ilmuwan juga sedang melakukan uji potensi kulit manggis sebagai obat HIV.

Berikut 25 Fakta khasiat kulit manggis :

  1. Anti-fatigue (energy booster/memberi tenaga)
  2. Anti-tumor and cancer prevention (Mencegah kanker)
  3. Immunomodulator (helps the immune system/system kekebalan)
  4. Anti-aging (Anti penuaan)
  5. Anti-allergenic (prevents allergic reaction)
  6. Anti-oxidant ( Buang toxic/racun dalam badan)
  7. Anti-viral (membunuh kuman)
  8. Anti-biotic (modulates bacterial infections)
  9. Anti-fungal (prevents fungal infections/infeksi oleh jamur)
  10. Anti-lipidemic (blood fat lowering/membuang kolesterol)
  11. Anti-atherosclerotic (prevents hardening of arteries)
  12. Cardioprotective (protects the heart/untuk jantung)
  13. Hypotensive (blood pressure lowering/merendahkan tekanan darah)
  14. Hypoglycemic (anti-diabetic effect, helps lower blood sugar/ mengurangi gula dalam darah)
  15. Powerful anti-inflammatory (prevents inflammation/anti peradangan)
  16. Analgesic (prevents pain/mencegah sakit urat saraf)
  17. Anti-ulcer (stomach, mouth and bowel ulcers)
  18. Anti-depressant (low to moderate/mencegah kemurungan)
  19. Anti-obesity (helps with weight loss/kuruskan badan)
  20. Anti-Parkinson (penyakit saraf parkinson)
  21. Anti-diarrheal (mencegah diare)
  22. Anti-neuralgic (reduces nerve pain/sakit urat saraf)
  23. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata)
  24. Anti-cataract (prevents cataracts)
  25. Anti-osteoporosis (helps prevent the loss of bone mass/tulang rapuh)

Kulit Manggis berada pada urutan ke dua dunia kandungan antioksidan tertinggi setelah buah wolfberry yang tumbuh di daerah tertentu di Cina. Meski masyarakat Asia Tenggara kurang mengenal manfaat buah manggis, namun hal ini bertolak belakang dengan masyarakat Amerika yang cukup mengenal manfaat buah manggis bahkan masuk kedalam TOP TEN TREND FOOD SUPPLEMENT menurut Datamonitor’s ProductScan Online.

Tak pelu diragukan lagi bahwa kulit manggis adalah salah satu produk yang direkomendasikan sebagai pengobatan herbal berbagai jenis penyakit kanker, diabetes, kista rahim, dan penyakit jantung, yang berguna sebagai anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-inflamasi. Dikarenakan kulit manggis memiliki jumlah zat xanthones yang sangat tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


2 + 2 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>